https://banten.times.co.id/
Berita

Bersihkan Sampah Malam Tahun Baru, Pemkot Yogyakarta Terjunkan Ratusan Petugas

Kamis, 01 Januari 2026 - 08:05
Bersihkan Sampah Malam Tahun Baru, Pemkot Yogyakarta Terjunkan Ratusan Petugas Pemkot Yogyakarta targetkan Malioboro langsung bersih pasca malam pergantian tahun baru. (FOTO: Pemkot Jogja)

TIMES BANTEN, YOGYAKARTA – Pemerintah Kota Yogyakarta (Pemkot Yogyakarta) bersiap menghadapi lonjakan volume sampah pada perayaan malam Tahun Baru 2026.

Ratusan petugas kebersihan akan diterjunkan ke seluruh penjuru kota, khususnya di titik-titik pusat keramaian seperti Malioboro, kawasan sumbu filosofi, hingga permukiman warga. Pemkot menargetkan, sebelum matahari terbit pada 1 Januari 2025, Kota Yogyakarta sudah kembali bersih dari sisa pesta pergantian tahun.

Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menegaskan bahwa penanganan sampah menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Menurutnya, malam pergantian tahun hampir selalu diikuti lonjakan sampah yang signifikan akibat tingginya aktivitas masyarakat dan wisatawan.

“Kami memang memberikan perhatian khusus, terutama untuk kebersihan Malioboro. Pengalaman sebelumnya, malam tahun baru itu seperti ‘hujan sampah’. Karena itu kami minta seluruh jajaran terkait sudah siap mengantisipasi,” ujar Hasto, Rabu (31/12/2025) petang.

Volume Sampah Naik hingga 40 Persen

Berdasarkan catatan Pemkot Yogyakarta, volume sampah pada masa libur Natal dan Tahun Baru dapat meningkat hingga 40 persen dibandingkan hari biasa. Jika pada kondisi normal produksi sampah di Kota Yogyakarta berkisar 260 ton per hari, maka selama Nataru bisa melonjak hingga 360 ton per hari, bahkan lebih.

Lonjakan ini diperkirakan semakin tinggi seiring dengan pergerakan wisatawan yang masuk ke Yogyakarta selama libur panjang. Data sementara menunjukkan, jumlah kunjungan masyarakat ke Kota Pelajar selama Nataru diprediksi mencapai sekitar 7 juta orang.

“Ini tentu berdampak langsung pada produksi sampah. Maka kami tidak bisa bekerja biasa-biasa saja, semua harus disiapkan sejak awal,” tegas Hasto.

Untuk mengantisipasi penumpukan, Pemkot Yogyakarta telah mengosongkan sejumlah depo sampah strategis. Salah satunya adalah Depo RRI Kotabaru yang ditutup sementara karena lokasinya berdekatan dengan gereja dan kawasan ibadah selama Natal dan Tahun Baru.

Selain itu, pemerintah juga menyiagakan 15 unit truk compactor yang mampu memadatkan sampah sehingga kapasitas angkut menjadi lebih maksimal.

“Depo-depo sudah kita kosongkan. Truk compactor kita siapkan agar sampah bisa langsung dikompres dan diangkut lebih banyak,” jelas Hasto.

175 Personel DLH Siaga Sejak Malam

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta, Rajwan Taufiq, menyampaikan bahwa pihaknya menurunkan 175 personel kebersihan, didukung 20 truk sampah dan 40 kendaraan roda tiga untuk menangani sampah malam Tahun Baru.

Petugas akan mulai bersiaga sejak pukul 22.00 WIB di delapan titik strategis yang telah ditentukan. Pembersihan akan dilakukan secara menyeluruh di luar kawasan sumbu filosofi, sementara kawasan Tugu–Malioboro–Titik Nol Kilometer ditangani oleh tim khusus.

“Pasukan oranye sudah stand by sejak malam. Dini hari langsung bergerak menyisir seluruh kota agar sebelum pagi Yogyakarta sudah bersih kembali,” terang Rajwan.

Rajwan juga mengungkapkan, sejak 22 Desember 2025, volume sampah harian di Kota Yogyakarta rata-rata mencapai 400 ton per hari. Sebanyak 14 depo sampah disiagakan, serta optimalisasi unit pengolahan sampah di Nitikan, Kranon, Karangmiri, dan Sitimulyo.

100 Personel Jaga Malioboro hingga Titik Nol

Di kawasan sumbu filosofi, Kepala UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kota Yogyakarta, Fitria Dyah Anggraeni, menyiapkan sekitar 100 personel kebersihan yang akan bekerja intensif sepanjang malam pergantian tahun.

Menurut Fitria, selama libur Nataru volume sampah di kawasan Tugu, Malioboro, hingga Pangurakan meningkat dari rata-rata 1,8 ton per hari menjadi sekitar 2,8 ton per hari.

“Personel mulai bergerak sejak pukul 21.00 WIB untuk penyisiran ringan. Pukul 24.00 WIB dilakukan penyapuan besar dari Tugu, Malioboro, Titik Nol, hingga Pangurakan. Target kami pukul 02.00 WIB kawasan sudah bersih,” jelasnya.

Pemkot Yogyakarta berharap kolaborasi lintas sektor ini mampu menjaga wajah kota tetap bersih dan nyaman, meski dibanjiri aktivitas wisata dan perayaan Tahun Baru. Pemerintah juga mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk ikut menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya.

Dengan kesiapsiagaan ratusan petugas dan armada kebersihan, Pemkot optimistis Yogyakarta dapat menyambut pagi pertama di tahun 2025 dalam kondisi bersih, tertib, dan tetap istimewa. (*)

Pewarta : Soni Haryono
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Banten just now

Welcome to TIMES Banten

TIMES Banten is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.